Monday, July 8, 2019

Sibuk bekerja? Jaga Kesehatanmu dengan lakukan ini

Sibuk bekerja? Jaga Kesehatanmu dengan lakukan ini
Sibuk bekerja? Jaga Kesehatanmu dengan lakukan ini
Kesibukan merupaan hal yang sangat membosankan, serta menguras waktu anda, terlebih lagi bisa membuat anda lupa memperhatikan kondisi tubuh anda. Rutinitas pekerjaan yang padat menjadi hal yang lumrah untuk dikerjakan. Namun terkadang padatnya pekerjaan yang dimiliki , perlu lembur untuk menyelesaikannya.

Rutinitas ini yang mudah membuat diri menjadi jenuh karena melakukan kegiatan yang berulang dan sama persis tiap harinya, apalagi mereka yangbbekerja sebagai pegawai kantor. Kesibukan dapat menimbulkan berbagai akibat serta gangguan bagi kesehatan fisik dan pikiran anda, sehingga mudah membuat anda stress dan sakit.

Lalu bagaimana langkah yang harus dilakukan untuk menyikapi hal tersebut, Di bawah ini ada tips-tips yang dapat anda lakukan untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima meskipun memiliki kesibukan/jadwal rutinitas pekerjaan yang sangat padat :

1. Meluangkan waktu untuk istirahat sejenak
Rutinitas Pekerjaan yang padat dapat menyita waktu anda dan juga mempengaruhi kesehatan anda, padatnya jadwal yang harus dilakukan menyebabkan anda tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat, namun demikian tubuh dan otak tetap membutuhkan waktu untuk istirahat, agar dapat memulihkan rasa penat karena pekerjaan yang dilakukan. Untuk mengatsai terbatasanya waktu yang anda miliki, anda bisa meluangkan waktu sejenak ditengah pekerjaan anda untuk melepas sedikit penat pikiran.

2. Menjaga Konsumsi air putih
Mengonsumsi air putih akan sangat mepengaruhi kondisi tubuh anda, kebutuhan akan air dari tubuh yang tiap harinya memerlukan asupan sebanyak kurang lebih 2 liter air dengan rincian ( 8 gelas air putih/240 ml), serta jangan sampai menunggu anda merasa haus, karena demikian menjelaskan bahwa tubuh anda mengalami dehidrasi ringan, meskipun efeknya tidak terlalu vital, tetap perlu diperhatikan aspek ini.

3. Rutin Olahraga
Meluangkan waktu untuk berolahraga akan sangat membantu anda menjaga kondisi tubuh tetap prima, tidak harus melakukannya tiap hari, namun rutin tiap beberapa hari sekali, hal ini berguna agar tetap menjaga konsistensi perkembangan dari kondisi tubuh anda.

4. Bangun lebih pagi
Meluangkan waktu untuk bangun lebih awal dapat pula mempengaruhi kesehatan anda, udara segar di waktu fajar akan membuat pernapasan anda terasa lebih segar serta dapat merefresh kondisi tubuh secara perlahan.

5. Mengurangi konsumsi kafein
Meminum kopi agar tidak datang rasa kantuk menjadi hal yang kerap dilakukan banyak orang, mengonsumsi kopi memang tidak dilarang untuk menjaga kondisi tubuh, namun demikian perlu diperhatikan mengenai intensitas dan jumlah kopi yang diminum, jangan sampai berlebihan, Karena dapat memberikan pengaruh yang sangat buruk.

6. Hindari makanan cepat saji
Makan cepat saji memang sangat nikmat ketika dikonsumsi saat jeda pekerjaan, mudah didapatkan dan juga memiliki harga yang terjangkau. Namun akan sangat berbahaya bagi tubuh ketika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, karena mengandung kolestrol dan lemak jahat.

Beberapa hal diatas dapat kamu lakukan untuk antisipasi degradasi kondisi tubuh sehingga kondisi tubuh tetap fit dan prima, serta dapat menghadapi rutinitas pekerjaan yang padat tanpa menguras kondisi tubuh anda

Sunday, July 7, 2019

Manusia dan Teknologi

Manusia dan Teknologi
Manusia dan Teknologi

Teknologi adalah segala sesuatu yang dapat membantu meringankan pekerjaan manusia. Teknologi dulu dianggap sebagai suatu yang mewah, namun kini teknologi seolah seperti menjadi teman bagi manusia.

Perkembangan teknologi yang semakin pesat memberikan dampat yang sangat signifikan bagi kehidupan manusia. Peningkatan kualitas dan kuantitas serta penyebarannya pun kini juga telah mulai merata ke seluruh penjuru dunia, tak terkecuali Indonesia.

Teknologi dewasa ini telah menjadi sahabat bagi manusia dalam beraktivitas sehari-hari, mulai terlahir dari Rahim ibu hingga memiliki keluarga sendiritidak pernah lepas dari peran serta teknologi.
Mulai dari Transportasi, Komunikasi, Informasi, Keseharian, Permainan. Kini semua aspek dalam kehidupan manusia memberikan ruang bagi teknologi untuk hidup dan berkembang membantu kegiatan dari manusia itu sendiri.

Manusia yang awalnya hidup dan dalam beraktivitas beraktivitas selalu menggunakan peralatan tradisional kini hamper semuanya beralih ke teknologi yang lebih modern. Salah satu contohnya dalam bidang pertanian, dulu para petani menggunakan hewan ternak untuk membajak sawah mereka, karena kemajuan zaman hingga lahirlah tekonologi berupa (Traktor) Kini petani telah beralih ke teknologi tersebut karena dianggap lebih praktis dari pada memakai hewan ternak untuk membajak sawah mereka.

Selain Teknologi di bidang pertanian yang paling mencolok kini adalah teknologi informasi, penggunaan media massa, media sosial kini juga telah menjadi perhatian yang sangat serius, melihat pertumbuhannya yang sangat tinggi. Meskipun pada awalnya dianggap sebagai hal yang tabu dikalangan orang tua, kini hal tersebut telah terbantahkan dengan sendirinya karena mulai dari anak-anak hingga orang tua kini juga telah aktif menggunakan teknologi informasi beupa media online, media sosial.

Hal tersebut menunjukkan bahwa teknologi dapat beradaptasi dengan si konsumen, karena sifatnya yang sangat adaptif, shingga teknologi akan sangat mudah diterima ditengah-tengah kehidupan masyarakat. Apalagi kini sudah memasuki era teknologi seolah sebagai dewa di kehidupan ini.
Meskipun demikian dari dampak positif yang diakibatkan , teknologi juga dapat memberikan efek negative bagi masyarakat, ketika terdapat pihak yang tidak bertanggung jawab menggunakannya untuk menyebarkan suatu berita yang tidak benar di media informasi terutama di media sosial yang kini menjadi tempat yang palig digandrungi muda-mudi bahkan orang tua selain game online.

Hal tersebut yang kedepannya juga akan menjadi momok yang aling menakutkan ketika nantinya tidak ada yang mengajarkan kepada anak cucu kita dalam menggunakan teknologi secara bijak.

Nah dibawah ini hal-hal yang dapat kamu lakukan agar tidak terlena dengan perkembangan teknologi Informasi :
1. Menggunakan sesuai kebutuhan
Gunakan teknologi informasi, media massa, media online maupun media sosial sesuai kebutuhannmu saja dan jangan sampai berlebihan

2. Atur Waktu
Atur waktumu saat akan menggunakannya, hal ini berhubungan juga dengan aktivitas fisik, ketika aktivitasmu lebih banyak terlelap menggunakan teknologi maka fisikmu lah yang mejadi korban, maka dari itu mengatur waktu untuk menggunakannya sangatlah penting.

3. Gunakan untuk hal-hal yang produktif.
Jangan buang-buang waktumu berselancar di dunia maya hanya untuk kesenangan semata, memang ada kalanya kita butuh hiburan, namun terlelap di dalam arus dunia maya bukan hal yang baik bagi pemuda, hal tersebut dapat memberikan pengaruh buruk bagi psikis dan otak, serta membatasi diri untuk bersosialisasi dengan dunia nyata dan nyenyak di dunia maya

Mengoptimalkan Teknologi Informasi

Mengoptimalkan Teknologi Informasi
Mengoptimalkan Teknologi Informasi

Tekonologi_ Di Indonesia teknologi sudah merupakan bagian dari kehidupan yang tak terpisahkan, di kota-kota besar tak terkecuali  masyarakat desa pun kini telah mulai menggunakan teknologi. 

Keberadaannya telah merubah pola hidup, komunikasi, interaksi, pola belajar, serta merubah aktivitas kerja menjadi lebih cepat, adaptif, digital, virtual sehingga dapat memberikan hasil yang lebih maksimal dalam hal-hal rumit.

Berdasarkan ata kemenkominfo, menyatakan bahwa Angka yang menunjukan angka riil yang ideal jika dikomparasi dengan jumlah penduduk Indonesia yang 262 juta jiwa dan pengguna internet yang berjumlah 143 juta. 

Berdasarkan data tersebut sekitar 55% dari penduduk Indonesia telah menggunakan teknologi informasi. Data yang menunjukkan bahwa penyebaran teknologi yang sudah mulai merata di wilayah negara republic Indonesia  hingga ke pelosok wilayah.

Selain itu data tersebut juga telah menunjukkan bahwa masyarakat telah melek teknologi, meskipun masih separo dari jumlah penduduk real, namun demikian data tersebut juga sudah merupakan angka yang fantastis di tingkat regional asia tenggara. 

Berdasarkan data e commerce Indonesia menempati urutan pertama yang menggunakan transaksi e commerce pada tahun 2018, Riset Google dan Temasek dalam laporannya e-Conomy SEA 2018 menyatakan Gross Merchandise Value atau GMV industri e-commerce di Asia Tenggara mencapai US$ 23,2 miliar atau setara Rp 336,4 triliun (asumsi rupiah Rp 14.500 per dolar AS) di tahun 2018.

Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf mengatakan angka tersebut meningkat 114 persen dibanding tahun 2017 yang hanya US$ 10,9 miliar. "GMV e-commerce di Indonesia sendiri tahun 2018 ini besarnya US$ 12,2 miliar," kata dia di kantor Google Indonedia, Selasa, 27 November 2018.

Bahkan, GMV e-commerce Indonesia 2018 mengalahkan negara-negara tetangga seperti Malaysia yang hanya US$ 2 miliar, Philippines US$ 1,5 miliar, Singapore US$ 1,8 miliar, Thailand US$ 3 miliar dan Vietnam US$ 2,8 miliar. Pertumbuhan pesat pada e-commerce ini, kata Randy, disebabkan konsumen Asia khususnya Indonesia sangat tergantung pada pembelian produk melalui online.

Pola-pola transaksi diatas menunjukkan masyarakat Indonesia sudah mulai beralih ke transaksi modern, dan mulai menggerus transaksi konvensinal di pasar-pasar tradisional.

Mie Ayam ternyata bisa bikin kamu bonyok


mie ayam adalah salah satu makanan cepat saji yang mudah ditemui dan juga sangat terjangkau.
makanan ini menjadi salah satu favorit saat seseorang berpergian.

tapi tahukah kamu mie ayam bisa bikin kamu bonyok lho

" Saat kamu makan tapi gak bayar dan coba lari"

Harmoni dalam perbedaan


Kemajemukan budaya adalah dimana terdapat berbagai budaya yang berada di suatu masyarakat. Hal ini bukanlah suatu alasan yang relevan jika hanya dikaitkan dengan pertentangan, konflik ataupun disintegrasi sosial. Namun hakikatnya untuk memahami suatu perbedaan sehingga melahirkan keharmonisan  di dalam komunikasi lintas budaya ini dilakukan dengan adaptasi.

Dari masing-masing individu sebagai pribadinya ataupun sebagai bagian dari budaya tertentu memiliki semangat dan motivasi yang berbeda (Gudykunts dan Kim (2003)), ketika perbedaan disikapi dengan semangat untuk hidup bersama dan saling mengerti akan melahirkan keharmonisan yang hakiki.

Dalam lingkungan masing-masing kampus yang terdapat berbagai macam tipe mahasiswa karena berasal dari berbagai macam budaya yang berbeda dan tergabung dalam satu komunitas yaitu Universitas. Mahasiswa selalu dituntut untuk bisa berintegritas agar tidak terjadi kesenjangan dan disintegritas sosial, ketika dalam suatu lingkungan sosial telah terdapat adaptasi yang sesuai dan saling menerima perbedaan yang ada maka keharmonisan yang hakiki akan terwujud, namun ketika dalam komunikasi lintas budaya yang dilakukan oleh mahasiswa khususnya selingkup UNESA masing-masing individu menonjolkan apa yang melekat di budayanya dan sengaja dibenturkan serta ingin saling mendominasi, maka bisa dipastikan keharmonisan akan jauh dari UNESA melainkan disintegritaslah yang akan terwujud di UNESA.

Maka dari itu penelitian ini akan mengkaji sejauh mana pengaruh kemajemukan budaya yang ada di unesa terhadap integritas di kampus ini, sehingga dapat diketahui model-model mahasiswa dengan kebanggaannya atas budayanya dan keinginan untuk bersatu ditengah kemajemukan budaya.

Bahaya Gadged Untuk si Kecil

Bahaya Gadged Untuk si Kecil
Bahaya Gadged Untuk si Kecil

Penggunaan Gadged pada anak-anak, terutama balita sangat tidak dianjurkan, mengapa? Hal tersebut dapat memberikan efek yag sangat buruk pada tumbuh kembag dari anak, seperti pada pertumbuhan fisik, mental dan sikologis dari anak tersebut.

Berdasarkan hasil penelitian, menyatakan bahwa anak dibawah umur 2 tahun sebaiknya sangat tidak dianjurkan mendapatkan paparan radiasi dari gadged/ ponsel pintar anda, mengapa demikian, hal ini nantinya akan berpengaruh jangka panjang dan dapat memberikan efek yang sangat serius.
Beberapa dari dampak yang dapat ditimbulkan dari paparan / penggunaan gadged pada anak adalah sebagai berikut :

1. Menggangu pertumbuhan otak si anak
Mengapa demikian, hal ini dapat dibuktikan dari adanya paparan radiasi penggunaan gawai pada anak. Hal tersebut dikarenakan pengaruh dari paparan radiasi dari gadged dapat mengganggu sistem motoric dari otak, serta mempengaruhi daya tangkap dari otak si anak

2. Menggangu Mental
Hal lain yang dapat ditimbulkan dari penggunaangawai pada anak dibawah usia balita juga berpengaruh kepada mental dari anak tersebut, lalu bagaimana hal tersebut terjadi? Mari kita buktikan dari kegiatan yang dilakukan oleh si anak, ketika si anak menggunakan gawai terlalu sering , secara otomatis ia akan meluangkan waktunya selalu dekat dengan gawainya, dan kurang memiliki kesempatan untuk beriteraksi dengan teman sebayanya dan terjebak dengan teman dunia mayanya ( game).

3. Menanamkan rasa malas
Selain 2 hal sebelumnya hal lain yang dapat ditimbulkan oleh adalah akan membuat anak menjadi seorang yang pemalas, lantas bagaimana hal tersebut terjadi, kita perhatikan saja anak-anak anda, ketika mereka sedang asyik berain dengan gawainya dan anda meminta bantuan mereka, pasti dengan beribu alasan mereka menolak permintaan bantuan anda, mengapa demikian.
Hal tersebut terjadi karena otak dari si anak telah diracuni leh gawai yang ia gunakan, artinya ia kurang dapat menggunakan gawainya dengan sebagaimana semestinya.

4. Menggangu tumbuh kembang anak
Artinya penggunaan gawai yang berlebihan memang dapat memberikan efek yang buruk bagi tumbuh kembang anak, karena pada dasarnya ketika si anak sibuk dengan gawainya ia akan mengorbankan kegiatan fisik di luar rumah dengan kawan-kawannya.

5. Mengurangi focus dari anak
balita di masa kini telah teralhikan dengan adanya fasilitas gadged untuk mereka. Mereka menjadi sangat nyaman dengan gadged di tangan mereka.


Hal-hal demikian akan dapat membuat ataupun memberikan dampak yang lebih besar lagi ketika anda tidak segera menemukan solusi, hal tersebut dapat mengganggu proses meraih masa depan dari si anak. Karena itulah peran orang tua sangat diperlukan untuk melakukan control dan pengawasan terhadap pemakaian gawai oleh si anak.

Saturday, July 6, 2019

Pembangunan Ekonomi Tenaga Kerja Lokal


Pembangunan ekonomi merupakan kegiatan yang dilakukan pemerintah bersama dengan masyarakat dan/atau pihak swasta dalam mengelola dan memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara optimal guna merangsang perkembangan ekonomi daerah dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakatnya. Pada era ekonomi digital ini perkembangan bidang industri mengalami perkembangan yang sangat pesat, sehingga terkadang tidak diimbangi dengan ketersediaan sumber daya penunjang.

Melihat perubahan dari tahun ke-tahun industri penyebarannya sudah mulai merata ke daerah-daerah. Salah satu sumber daya penunjang berjalannya suatu industry adalah para pekerjanya / atau tenaga kerja dari industri tersebut. Karena perkembangan era yang sudah global ini seringkali ditemukan komposisi pekerja dan / atau tenaga kerja yang kewarganegaraannya berasal dari berbagai macam negara, hal ini terjadi karena dalih kurangnya Sumber daya Manusia yang dibutuhkan dalam bidang keahlian di suatu industri, sehingga banyak tenaga kerja ahli dengan status kewarganegaraan asing.

Hal tersebut terkadang menimbulan banyak isu negative mengapa malah memilih tenaga asing padahal masih ada tenaga kerja lokal yang tidak mendapatkan pekerjaan. Berdasarkan ketentuan yang ada dalam UU Ketenagakerjaan No 13 tahun 2003 di dalam pasal 42-49 secara umum telah diatur mengenai batasan-batasan dari tenaga kerja asing. Namun demikian tidak menutup kemungkinan terjadinya pelanggaran dari ketentuan tersebut di daerah-daerah sehingga dibutuhkan peraturan di daerah-daerah guna menunjang dan / atau mengakomodir kepentingan dari tenaga kerja pada daerah tersebut.

Perda perlindungan tenaga kerja sendiri merupakan hal terpenting bagi para pekerja, terutama pekerja lokal. Melalui perda, pemerintah dan juga masyarakat berharap warga usia produktif mendapatkan proteksi lebih. Khususnya dalam mendapatkan lapangan pekerjaan. Salah satu hal terpenting dalam perda ini adalah hak merekrut tenaga kerja di wilayah tempat industri atau usaha. Selama ini peran melibatkan warga lokal masih lemah. 

Kondisi itu membuat tingkat pengangguran semakin menjadi-jadi di wilayah yang justru dipenuhi usaha dan industri. Ada beberapa keresahan yang kini mungkin dirasakan para pekerja. Salah satunya soal maraknya tenaga kerja asing (TKA) yang masuk ke Kota atau ke perusahaan industri. Setidaknya, dengan diwujudkannya raperda perlindungan tenaga kerja lokal ini dapat membatasi arus masuknya TKA ini.
        Dengan belum adanya Perda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Lokal sendiri membuat tenaga kerja lokal tidak memiliki posisi yang kuat ketika ada permasalahan dengan perusahaan, khususnya yang berkaitan dengan perjanjian kerja. Perusahaan besar swasta seringkali melakukan pemberhentian tenaga kerja lokal secara sepihak tanpa alasan yang jelas.

       Selain untuk melindungi tenaga kerja lokal, Perda itu juga nanti akan mengatur masalah rekrutmen tenaga kerja perusahaan yang harus memprioritaskan warga lokal sekitar perusahaan. Selama ini ada banyak perusahaan yang sebelum operasional telah membuat surat perjanjian untuk mengutamakan tenaga kerja lokal, namun perjanjian itu tidak dilaksanakan oleh perusahaan.

Masalah lain adalah seberapa tingkat kesejahteraan yang akan di dapatkan dengan adanya industri tersebut, ketika tingkat kesejahteraan yang masyarakat inginkan berbeda dari apa yang di dapatkan maka minat dari masyarakat pada pekerjaan yang ditawarkan dari industri tersebut akan berkurang bahkan tidak ada, karena ketidakjelasan dari pihak industri yang akan dibangun di daerah dan / atau terbangunnya stigma negatif di masyarakat terhadap industri tersebut. 

Namun ketika industri tersebut sudah berjalan dan terbukti memberikan pendapatan yang cukup besar minat masyarakat ada, tapi ketersediaan lapangan pekerjaan dan/ atau lowongan pekerjaan sudah terpenuhi. Hal ini juga seringakali menjadi sentiment-sentimen dari warga yang dekat dengan area industry tersebut.
Di satu sisi, memang ada banyak kekurangan dari tenaga kerja lokal, tapi hal itu sebenarnya bisa dibenahi apabila perusahaan benar-benar peduli. Setelah adanya Perda itu nanti, maka yang dibutuhkan tinggal keberanian dan ketegasan dari pemerintah untuk menerapkannya di lapangan, termasuk memberikan sanksi kepada perusahaan yang tidak taat aturan.